Perbedaan Daging Sapi Wagyu Kobe, Matsuzaka, Mishima, Omi, dan Ishigaki


Daging wagyu merupakan jenis daging sapi berkualitas tinggi dari Jepang yang biasa di makan dengan cara di Sukiyaki atau shabu-shabu. Dalam kanji Jepang, Wa berarti 'Jepang' dan gyu berarti 'sapi'. Daging sapi wagyu Jepang dikenal berkualitas karena lemaknya membentuk pola seperti marmer. Dagingpun jadi terasa meleleh di mulut. Selain itu, daging sapi Jepang juga mengandung lemak tak jenuh tunggal. Dari sapi wagyu, bisa dihasilkan beberapa jenis daging sapi berkualitas istimewa yang dinamai sesuai asal daerahnya.

1. Kobe
Daging sapi Kobe berasal dari sapi yang dibesarkan, diberi makan, dan disembelih di Prefektur Hyogo, wilayah tempat kota Kobe berada. Untuk bisa disebut ‘daging sapi Kobe’, ada serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi.
Rasio marbling-nya minimal level enam, skor kualitas dagingnya A atau B, dan beratnya di bawah 470 kg. Dagingnya harus berasal dari sapi jantan atau sapi perawan. Department store Mitsukoshi pernah menjualnya dengan harga 31.500 yen (Rp 3,7 juta) untuk ukuran 870 gram.

 2. Matsuzaka
Daging sapi Matsuzaka adalah daging dari sapi betina yang diternakkan di wilayah sepi dan tenang di Matsuzaka, di Prefektur Mie. Sapi ini disembelih saat masih perawan atau belum berkembang biak dan dagingnya berciri khas putih di pinggirannya. Konon, inilah daging sapi terempuk di dunia.
Di Jepang, daging sapi Matsuzaka A5 (wagyu dengan grade tertinggi) paling mahal dijual dengan harga 10.000 yen (Rp 1,179 juta) per 150 gram. Bahkan, sapi Matsuzaka utuh pernah terjual dengan harga $392.000 (Rp 4,7 miliar) pada tahun 1989!

 3. Mishima
 Daging sapi Mishima berasal dari Pulau Mishima, pulau kecil di ujung selatan Honshu. Berbeda dengan sapi Kobe yang berasal dari persilangan sapi Jepang dan Eropa, sapi Mishima berasal dari jenis asli yang diperkenalkan ke Jepang lewat Korea lebih dari 2.000 tahun lalu.
Sapinya tak dikawinkan silang karena lokasi pulau ini terisolasi. Makanya, daging sapi Mishima juga langka. Bagian perut daging sapi Mishima dijual dengan harga 13.600 yen (Rp 1,6 juta) per kg, sementara steak sirloin seberat 450 gram dijual seharga 15.000 yen (Rp 1,76 juta).

 4. Omi
Daging sapi Omi yang berasal dari Prefektur Shiga memang kurang terkenal, namun sama lezatnya dengan daging wagyu lain. Konon dulu, saat konsumsi daging dilarang di Jepang, diam-diam para penguasa menyantap daging sapi Omi karena diyakini memiliki khasiat kesehatan. Daging sapi Omi sirloin dijual dengan harga sekitar 8.500 yen (Rp 1 juta) per 180 gram.

 5. Ishigaki
Daging sapi Ishigaki adalah pendatang baru di dunia daging sapi Jepang berkualitas tinggi. Asalnya dari Pulau Ishigaki yang terletak di selatan Prefektur Okinawa. Daging sapi ini dijual di seluruh pulau dan prefektur tersebut. Bisa juga dipesan secara online dengan harga 15.000 yen (Rp 1,76 juta) per kg.

1 komentar: